Motordrome: Balapan Motor 1920an ala Tong Setan yang Mematikan.


Motortuaindo- Siapa diantara brother motortua yang senang nonton atraksi Tong Setan? Dijamin masa kecil kalian menyenangkan. Untuk yang belum pernah, coba deh sekali-kali pas ada pasar malam sempatkanlah untuk menonton bersama keluarga tercinta. Bagi yang masih sendiri, atraksi ini bisa dijadikan ajang "mengail ikan", siapa tahu dapat kejutan pelukan....

Seru benar rasanya jika nonton atraksi ini, melihat driver nongkrong diatas motor dengan kecepatan tinggi terus meliuk-liuk berputar dalam tong kayu dengan kemiringan hingga 90° bisa bikin mendadak jantungan. Nah, jika sudah mendengar lengkingan teriakan, siap-siap brother telentangkan dada...heheheee

Motortua kurang tahu apakah ada hubungannya antara balapan motordrome di Amerika dengan atraksi tong setan tetapi secara teoritis mirip sekali. Yang membedakan hanya kategori evennya, yang satu merupakan even balapan dan satu lagi tidak lebih dari sekedar atraksi hiburan. Dan perbedaan lintasan, motordrom dalam skala besar (drom) dan tong setan hanya sebatas lintasan tong.

(wikipedia.com)
Motordrome merupakan ajang balapan motor yang sangat populer pada jaman dulu dimana mempunyai keunikan lintasan yang menyerupai drome. Kalau brother mau membayangkan lintasannya persis bentuknya dengan lintasan balapan sepeda dalam ruang (velodrome).

Yang membuat gila ajang balapan ini adalah lintasan didesain hanya menggunakan papan kayu 2x4 yang disusun bersama hingga membentuk sebuah lintasan oval atau singular sepanjang 1,6 km. Sudut kemiringan lintasan dibuat curam hingga mencapai 60 derajat.

(bikebandit.com)
Mungkin bagi brother sekalian motordrome akan menyajikan ajang balapan yang sangat seru dan menghibur tetapi sesungguhnya balapan ini sangat berbahaya dan mematikan.  Coba bayangkan, motor dengan kecepatan tinggi hingga tembus 100 km/jam otomatis akan membawa tekanan pada lintasan kayu.

Banyak kejadian papan kayu lintasan retak hingga mengelupas. Sangat berbahaya, karena membuat motor balap tidak stabil atau seimbang dan kemudian biasanya jatuh. Disamping itu, lebih riskan lagi karena motor-motor yang jatuh membuat lintasan jadi licin yang diakibatkan oleh oli motor yangmana  dalam beberapa kasus biasanya bocor. Nah, jika sudah begini tinggal menunggu musibahnya...

Tidak sedikit pembalap yang berjatuhan menjadi korban fatal seperti cacat dan tewas. Bukan hanya pembalap, bagi penonton sendiripun resikonya tinggi. Motor balap yang mengalami kecelakan (crashed), ada yang terlepar hingga keluar arena dan menimpa para penonton. Ngeri nggak bro...

Bagaimana tidak ngeri, pada tahun itu (1920an) sistem keselamatan untuk pembalapnyapun masih tidak mumpuni. Pembalap jaman dulu biasanya hanya dibekali pakaian balap ala kadarnya, penutup kepala (helm minimalis), kaos tangan dan sepatu boot dari kulit ditambah  kacamata model google saja. Tidak ada perlengkapan yang namanya anti bakar dan anti robek semuanya standar, biasa.

( wikipedia.com)
Parahnya lagi, para jagoan balapan motordrome yang terkenal seperti Gene Walker, Albert "Shrimp" Burn, Ralp Helburn dan Fred Ludloaw berakhir tragis diatas lintasan.  Kariernya tidak ada yang lebih dari dua tahun menurut catatan.

Seringnya menyebabkan kejadian yang mematikan membuat motodrome kemudian banyak ditinggalkan oleh penontonnya. Hingga akhirnya pada 1930 motordrome resmi ditutup dan dilarang oleh federasi balap Amerika.

Bagaimana brother, ada yang mau nyoba tesdrive motornya dilintasan seperti diatas?

Baca juga:

Labels: , , , ,