Motortuaindo.com- Brother, kalau kalian mendengar kata "Swiss", apa yang ada dipikiran kalian? Pasti mayoritas akan menunjuk pada produk Swiss Army atau mengenai negara kecil di eropa yang membebaskan pajak investasi. Mungkin juga ada yang nyelethuk "Harta Bung Karno" noh dipendam di Bank Swiss.
Hehhehe, kalian terlalu konservatif pemikirannya, terlalu kuno. Masa hanya sebatas lebar daun kelor pengetahuan kalian terhadap negara maju ini. Hayoo apa lagi brother...
Tahukah brother motortua bahwa selain terkenal dengan produk-produk jam tangannya, Swiss ternyata pernah populer dengan motor perangnya. Motortua yakin kalau yang bukan penggemar kendaraan-kendaraan militer sejati khususnya motor pasti tidak akan mengenal merk Condor.
Yup betul, Condor adalah sebuah perusahaan yang pertama kali memproduksi motor untuk kalangan militer di Swiss. Perusahaan ini merupakan rekanan militer yang dipelopori oleh Edouard Scheffer dan Victor Donzelot pada 1893.
Proyek motor militer yang paling ternamanya adalah Condor A350. A350 adalah motor produk Condor yang cukup unik pada 1978. Mesinnya merupakan comotan dari Ducati Scrambler '78 dengan kapasitas 250 cc , OHC singgle silider.
Yang lebih menarik lagi adalah walaupun mengambil mesin dari Ducati, Condor tidak mentah-mentah langsung memasangnya. Mereka mendesain ulang beberapa partnya demi kebutuhan militer. Misalnya, pipa knalpot dan mufler dibuat menggunakan material alumenium agar tidak terlihat mengkilat dan mencolok. Selain itu motor ini dibuat lebih irit dengan komparasi konsumsi bahan bakar hingga 8,2 : 1. Joss, untuk motor jadul bro,..
Secara desain body, model Condor A350 tampak sedikit mirip dengan BMW R series, baik R6, R12 maupun R71. Jok tunggangan dijahit dengan bahan kulit, bagain buntut dilengkapi briket yang berfungsi untuk menaruh perlatan persenjataan. Sebelah samping kiri-kanan dihiasi sepasang saddlebag atau tas pelana dimana diperuntukan untuk membawa amunisi.
Untuk memberi kesan militer, Condor A350 di beri rupa cat warna hijau lumut tua. Tampak ciamik dan sangar bukan? Menurut catatan, Condor total telah memproduksi A350 tidak kurang dari 3000 ribu unit selama 6 tahun. Sayangnya, pada 1978 perusahan harus ditutup. Kini militer Swiss telah beralih ke kendaraan motor lainnya yaitu BMW 650s.
Nah, berikut foto-foto istimewanya Condor A350.
 |
| (Hitchcockmotorcycles) |
Labels: Condor, Ducati, Motor Klasik, Motor Perang, Motor tua, Scrambler