 |
| ( pipeburn.com ) |
MotortuaIndo.com- Brother semua penikmat kendaraan tempur ( military vehicle ) khususnya divisi motor, pernah mendengar Rikuo nggak ? Yes, betul dari bahasanya saja brother bisa menebak motor ini darimana. Rikuo memang berasal dari Jepang namun tahukah brother bahwa sepeda motor ini ada campur tangan dari paman Sam (US) ?
Motortua yakin seyakin-yakinnya bahwa banyak yang masih asing dengan motor ini. Padahal motor ini adalah salah satu cikal bakal atau saripati dari suksesnya industri otomotif Jepang dalam beberapa dekade ini. Ada sejarah tranfer teknologi sehingga Jepang mampu bertranformasi menjadi negara terbesar produksen sepeda motor didunia.
Baca juga:
Rikuo adalah salah satu motor yang diproduksi oleh Sankyo Trading Company dimana mendapat lisensi langsung dari Harley Davidson pada masa imperialisme Jepang. Loh kok bisa, bukannya dulu Jepang musuh bebuyutan Amrik ya pada Perang Dunia II ? Ingat tragedi Pearl Harbour 1941?
Sabar-sabar, dongengnya baru dimulai brother. Setelah perang dunia pertama, Harley D. mengalami kebangkrutan yang luarbiasa. Hal tersebut terjadi karena ada resesi ekonomi 1929 dan juga kebijakan perusahan Ford merilis mobil murah Ford Model T. Efeknya adalah orang beralih membeli kendaraan roda empat karena harganya yang ekonomis.
Harley kemudian mengubah strategi pasar untuk menggenjot ekspor motornya ke luar negeri. Melihat pangsa pasar Jepang yang sangat renyah karena sebelumnya mereka berhasil menjual 2000 unit motor sekitar 1920an, akhirnya didirikanlah sebuah pabrik Harley di Jepun. Sankyo Company ( kelak berganti nama Rikuo Nainen Company ) diberi kepercayaan untuk memproduksinya.
Takdir tidak bisa hindari, PD II pecah dan Amerika terseret masuk pusaran perang atas provokasi Jepang. Pangkalan militer Pearl Harbour di Hawai di luluhlantakan oleh pasukan Kamikaze ( pasukan bunuh diri Jepang ).
Sankyo kemudian dinasionalisasi oleh Imperial Japan Army ( I.J.A ), organisasi militer perang Jepang. Setelah itu tak lama lahirlah kendaraan perang Rikuo Type '97 atas permintaan pihak militer. Rikuo '97 merupakan hasil modifikasi dari produk sebelumnya dengan ditambah sidecar.
Rikuo Type '97 disebut-sebut sebagai varian "motor gandeng" dengan sidecar terbaik dijamannya. Type '97 dibekali enggin berkubikasi 1200 cc dan model V-twin hingga dapat menghasilkan 48 hp pada putaran 4000 rpm. Kecepatan maksimimalnya dapat mencapai 97 km/jam. Widih, luar biasa bukan ?
Jadi, Rikuo ini sebenarnya merupakan salah satu motor produksi asli pertama Jepang sebelum lahirnya Honda, Kawasaki, dan Suzuki. Yamaha-pun baru mulai mumbuat motor 1955 yangmana sebelumnya merupakan perusahan alat musik. Walaupun teknologi mesinnya merupakan adaptasi dari Harley tetapi designnya adalah murni garapan dalam negri Jepang.
Nah, ini harusnya yang perlu dicontoh oleh Indonesia. Kita tidak boleh terus-terusan menjadi konsumen. Bersyukur sekarang mulai bermunculan perusahaan baik mobil dan motor dalam negeri.
Berikut foto-foto istimewanya dari pipeburn.com :
Labels: Harley Davidson, Modifikasi, Motor Klasik, Motor Perang, Motor tua, Rikuo